Meski tarif telekomunikasi sudah turun namun belum diikuti peningkatan kualitas layanan operator di tanah air, ungkap hasil survei Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Informasi (LPPMI), yang dipublikasi di Jakarta, Rabu.
"Sebagian konsumen juga mengaku belum merasa puas atas kebijakan tersebut, karena kualitas belum bisa dipertahankan," kata Ketua LPPMI, Maswita Idrus, dalam sebuah seminar bertajuk "Satu Tahun Penurunan Tarif Telekomunikasi".
Maswita menjelaskan, riset dilakukan membandingkan layanan operator telekomunikasi sebelum penurunan tarif pada 1 April 2008 dan setelah satu tahun penurunan atau hingga 1 April 2009.
Hasil riset dilakukan terhadap 200 responden di wilayah Jabodetabek, antara lain sebanyak 78 persen responden mengaku layanan cukup bagus sebelum "beleid" tersebut berlaku.
Akan tetapi setelah penurunan tarif, jumlah responden yang mengatakan layanan cukup bagus menurun menjadi 59 persen. . . . . more
Monday, May 4, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment